Wow.. Bawaslu Ungkap Penemuan 23 Sapi dan Ribuan Sembako Milik PDIP


Ketua Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta Mimah Susanti menyampaikan hasil pengawasan terkait dugaan politik uang yang terjadi di seluruh wilayah ibu kota. Pengawasan ini dilakukan Bawaslu selama hari tenang yakni tanggal 16 April sampai 18 April 2017.

Dari hasil pengawasan, dugaan politik uang ditemukan di seluruh wilayah DKI Jakarta dengan modus pembagian sembako kepada warga DKI Jakarta. Lokasi pertama yang diungkap terletak di Jakarta Pusat, Kelurahan Petamburan, Kecamatan Tanah Abang.

Di antaranya juga distribusi puluhan ekor sapi di Kepulauan Seribu.

"Itu kita dapatkan laporan dari masyarakat hari senin tanggal 17 April 2017, barang-barang yang berisi di mobil pick up ada 53 karung paket berisi 50 kg beras, gula, minyak goreng serta ada satu spanduk relawan Badja," kata Mimah di Kantor Bawaslu, Jakarta Utara, Selasa (18/4), seperti dikutip dari Detikcom.

Mimah mengatakan semua barang bukti tersebut sudah diamankan di kantor Panwascam Tanah Abang. Selain itu, Bawaslu juga menemukan pembagian dua bungkus kopi dan buku '7 Dalil Memilih Pemimpin' di Menteng, serta pembagian sembako murah di Kampung Bali, Petamburan, Kebon Kacang, dan Kebon Melati.

"Kalau di Jakarta Timur, kelurahan Susukan, Ciracas pada 16 April 2017 ditemukan oleh pengawas kita ada 59 paket sembako yang berisi beras, mie instan, minyak goreng, dan gula pasir, barang bukti tersebut berada di kantor Panwas Kota Jakarta Timur," ujar Mimah.

Di Jakarta Timur, Bawaslu juga menemukan 845 paket sembako berisi beras, mie instan, minyak goreng, dan gula pasir. Paket itu ditemukan di daerah Cakung Timur, (16/4). Kini posisi sembako tersebut sudah diamankan oleh Polsek Cakung.

"Ada juga kejadian di Klender, Duren Sawit yang menjadi viral di media sosial sedang ditangani panwas kita. Ditemukan semua di situ ada pembagian sembako berupa minyak gas, dan mie instan, ini sedang dalam proses penanganan," ucap Mimah.

"Kalau di Jakarta Utara, di Warakas, Tanjung Priok ditemukan 355 paket sembako berisi mie instan, beras, dan minyak, gula pasir. Sebanyak 20 paket sembako diamankan di Panwas Kota dan sisanya masih disimpan di gudang Tanjung Priok," imbuhnya.

Masih di Jakarta Utara, Pengangsaan Dua, Kelapa Gading, Bawaslu menemukan 316 paket sembako. Sedangkan di rusun Marunda, kecamatan Cilincing ada 200 paket yang ditemukan.

"Ditemukan juga di Jakarta Selatan, Kalibata City pada 15 April 2017, ada rencana pembagian sembako di apartemen Kalibata City, dan itu sudah dibubarkan oleh panwas kita. Di Jagakarsa ada penyegelan kantor PPP dan menyita sembako 1 karung, dan itu sudah diamankan di Panwas kota Jakarta Selatan," ujar Mimah.

Sedangkan di Jakarta Barat, ada 3 kasus dugaan politik uang. Di daerah Kalideres ditemukan 3 truk paket sembako, lalu Kelurahan Jati Pulo, Palmerah ditemukan 1 truk paket sembako, serta pada kelurahan Duri Kepa, Kecamatan Kebon Jeruk terdapat 100 paket sembako.

Terakhir, kata Mimah, Bawaslu menemukan 150 paket sembako berisi mie instan, gula, dan minyak goreng di Kepulauan Seribu Selatan, serta 57 paket sembako di Pulau Kelapa. Barang bukti itu diamankan di kantor Panwascam Kepulauan Seribu Utara.

Di Kepulauan Seribu juga ditemukan 23 ekor sapi yang diketahui itu milik DPC PDIP. Sapi-sapi tersebut sudah disebar di lokasi masing-masing di empat pulau di wilayah Kepulauan Seribu,

"Semua 23 ekor sapi yang diketahui itu milik DPC PDIP Kepulauan Seribu, posisi sapinya itu tidak berada di kantor Panwas, tapi itu sudah di lokasi masing-masing di empat pulau," katanya.
(dmn)