Soal Sidang Ahok, Ini Kritik Tajam Kiai Syukron Di Istana Negara


Persidangan kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama alias Ahok mendapat kritikan dari KH Syukron Makmun dari Pondok Pesantren Darurohman, Jakarta.

“Pengadilan jangan bertele-tele. Saksi-saksi sudah tegas. Jangan lagi mencari saksi, mencari saksi. Saksi cukup dari majelis ulama, pembela cukup dari pengacara Ahok,” ujar Kiai Syukron, di kompleks Istana Negara, Selasa (4/4).

Kiai Syukron datang ke Istana Merdeka memenuhi undangan Presiden Joko Widodo. Dia bertemu dengan mantan Gubernur DKI Jakarta itu bersama belasan ulama dan cendikiawan muslim dari berbagai daerah.

Menurut Kiai Syukron, gubernur DKI Jakarta nonaktif sebagai terdakwa dalam perkara itu memiliki pengacara untuk membelanya di persidangan. Termasuk saksi meringankan. Begitu juga dari penuntut menghadirkan saksi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Hal itu menurut dia sudah mencukupi untuk hakim membuat keputusan. Tapi yang terjadi sekarang ini, persidangan masih sibuk dengan saksi-saksi lain.

“Kalau nanti masih dikorek-korek mencari saksi mana-mana, semua orang punya kepentingan. Akhirnya nanti pengadilan terlalu lama digoreng, gosong,” tegas dia.
(dmn)