Pemfitnah Zakir Naik, Komedian Ernest Prakasa Tulis Permintaan Maaf di Koran Agar Bisa Tampil di Batam, Tapi Bohong Lagi


Komedian keturunan China Ernest Prakasa terpaksa membuat SURAT PERMOHONAN MAAF secara tertulis di Surat Kabar demi bisa tampil di Batam hari ini, Minggu, 2 April 2017.

Dengan ini saya, Ernest Prakarsa menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Batam yang merasa tersakiti hatinya karena di twitter saya beberapa minggu yang lalu, saya telah membagi artikel yang memberitakan keterkaitan antara Zakir Naik dan ISIS.

Saya mengakui kesalahan saya dalam mengutip artikel dari Daily Mail (Inggris) tersebut tanpa terlebih dahulu melakukan Cross Checking tentang kebenaran isi beritanya, dan saya rasa itu tidak bijak. Kiranya ini menjadi pelajaran berharga bagi saya agar lebih berhati-hati dan tidak mengulanginya lagi di waktu yang akan datang.

Hormat Saya,

Ernest Prakasa

Demikian SURAT PERMOHONAN MAAF yang dipublis di surat kabar lokal Batam Pos.

SURAT PERMOHONAN MAAF Ernest ini setelah ada kesepakatan dengan GNPF MUI Batam kalau Ernest mau tampil di Batam.


Sebelumnya pada 4 Maret lalu, komedian Ernest Prakasa telah MEMFITNAH ulama internasional DR Zakir Naik dengan menuduhnya sebagai donatur ISIS.

"JK dgn hangat menjamu Zakir Naik, org yg terang2an mendanai ISIS. Sulit dipahami," tulis Ernest dalam postingannya di Twitter 4 Maret 2017.


Menilik SURAT PERMOHONAN MAAF Ernest Prakasa di surat kabar Batam Pos dan dibandingkan dengan ISI Twit Ernest sangat jelas ada KEBOHONGAN.

Ernest menyatakan "SALAH MENGUTIP ARTIKEL" padahal jelas Ernest telah MEMFITNAH DR Zakir Naik sebagai "org yg terang2an mendanai ISIS". Di cuitan Ernest ini TIDAK ADA KUTIPAN ARTIKEL APAPUN.

Baru setelah netizen ramai-ramai mencercanya, Ernest lantas berdalih cuitan dia "Zakir Naik org yg terang2an mendanai ISIS" bersumber dari media.

SURAT PERMOHONAN MAAF Ernest inipun mendapat komentar miring dari netizen.

"Mereka itu para pendukung rejim koplak. akan selalu seperti itu kalau tidak ada hukum nya. Nistakan lalu minta maaf, hinakan minta maaf, injak2 minta maaf. bagus nya orang seperti ini tidak usah di kasih ruang publik lagi. Sebagai efek jera!!!!" ujar netizen Ayah Hamaz.

(pii)