Ada Benda Mencurigkan di Bekasi, Setelah Diledakkan Ternyata isinya...


Sebuah benda mencurigakan berupa paket berdimensi persegi empat dengan bungkus plastik hitam, menggegerkan warga perumahan Taman Rahayu Regensi, Setu, Bekasi. Namun setelah diledakan ternyata hanya berisi tumpukan kertas minyak.

Awalnya petugas piket Polsek Setu, Bekasi mendapat laporan penemuan benda mencurigakan oleh Fadri warga perumahan Taman Rahayu Regensi. Benda itu berupa bungkusan kotak hitam berlakban bening.

"Pertama diketahui sekitar pukul 01.50 WIB oleh saksi. Waktu itu dia keluar rumah untuk membeli telur. Sesaat di depan rumah Wawan, saksi melihat bungkusan kotak hitam berlakban bening yang mencurigakan. Selanjutnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Setu Polresta Bekasi untuk ditindaklanjuti," ujar Kapolresta Kabupaten Bekasi, M. Awal Chairuddin dalam pesan singkatnya, Sabtu (18/6/2016).

Jajaran polres dan polsek kemudian datang ke lokasi dan buat parameter pengaman. Selanjutnya anggota polsek menghubungi satuan Jibom (penjinak bom) Brimob Polda Metro Jaya.

"Anggota gegana yang datang langsung melakukan penyinaraan X-Ray. Hal ini untuk memastikan isi di dalam kotak hitam berlakban bening yang mencurigakan tersebut. Setelah melakukan langkah sesuai SOP, paket itu diamankan dengan Diskrater (pencerai berai paket yang diduga bahan peledak)," paparnya.

Chairuddin mengatakan setelah diledakan, tim gegana kembali melakukan penyisiran isi paket tersebut. Setelah dikumpulkan, ternyata paket itu dipastikan bukan berisi bom.

"Paket misterius yang diduga sebagai bahan peledak tersebut ternyata berisikan setumpukan kertas minyak atau kertas pembungkus nasi," imbuhnya.

Chairuddin menjelaskan anggota polri harus profesional menangani informasi dari masyarakat. Penanganan harus dilakukan sesuai prosedur oleh anggota.

"Tidak boleh gegabah dalam menanganinya, kita berikan kepada ahlinya yaitu tim Jibom Gegana Sat Brimob Polda Metro Jaya. Dan jika masyarakat melihat ada benda yang mencurigakan, silakan lapor kepada pos polisi terdekat atau bisa menghubungi anggota Bhabinkamtibmas di desanya" pungkasnya.

Sumber: Detik.com